Di Acara Doa Kebangsaan, Menag Bicara Kerukunan Jadi Modal Dasar Pembangunan
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan modal dasar yang penting bagi pembangunan nasional. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Jakarta, yang dihadiri berbagai tokoh agama. Menag menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh agama yang konsisten membina umat, sehingga kerukunan bangsa tetap terawat dengan baik di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.
Nasaruddin Umar juga menyatakan bahwa Kementerian Agama bersyukur dapat berkontribusi menyukseskan program-program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program cek kesehatan gratis. Keberhasilan program-program tersebut dinilai sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat dan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul. Investasi pada SDM melalui program-program yang inklusif dan menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat dianggap sebagai langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045.
Acara Doa Kebangsaan tersebut sendiri merupakan wujud konkret dari upaya menjaga dan merawat kesadaran kolektif sebagai bangsa. Menag menekankan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong yang dilandasi nilai-nilai spiritualitas dapat menjadi perekat sosial yang kuat. Dalam konteks pembangunan nasional, kerukunan tidak hanya bermakna absennya konflik, tetapi juga adanya sinergi positif antar kelompok masyarakat untuk bersama-sama mencapai cita-cita bangsa.
TAG:
kerukunan antarumat beragama
pembangunan nasional
Makan Bergizi Gratis
cek kesehatan gratis
sumber daya manusia
Indonesia Emas 2045
Entitas dalam Berita
Tokoh: Nasaruddin Umar
Organisasi: Kementerian Agama
Lokasi: Monas, Jakarta, Indonesia