Din Syamsuddin: Pancasila dan NKRI Harga Mati, Jangan Terprovokasi
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Dalam suatu kesempatan, ia menegaskan komitmennya bahwa Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Pesan ini disampaikan dalam konteks menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berkembang.\n\nDin Syamsuddin menekankan bahwa keberagaman Indonesia adalah anugerah yang harus dijaga bersama, bukan menjadi sumber pertikaian. Ia mengajak semua pihak untuk kembali ke khittah bangsa, yaitu mendahulukan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok atau golongan. Seruan ini relevan sebagai penangkal terhadap narasi-narasi radikal dan pemecah belah yang berpotensi mengganggu kerukunan.\n\nPendekatan mediatif melihat seruan seperti ini sebagai upaya preventif menjaga kohesi sosial bangsa. Dengan menempatkan Pancasila dan NKRI sebagai common platform, diharapkan semua perbedaan dapat didialogkan dalam koridor yang sehat dan konstitusional. Peran tokoh masyarakat dan agama dalam menenangkan suasana dan mengingatkan nilai-nilai dasar kebangsaan merupakan bagian dari ketahanan nasional yang non-militer, yang sama pentingnya dalam membangun bangsa yang damai dan bersatu.
Entitas dalam Berita
Tokoh: Din Syamsuddin
Organisasi: PP Muhammadiyah
Lokasi: Indonesia