Beranda › Ekonomi › Ekonom: Pemulihan Ekonomi Pascademo Perlu Dibarengi Pemuliha...
Ekonomi

Ekonom: Pemulihan Ekonomi Pascademo Perlu Dibarengi Pemulihan Kepercayaan Publik

Ekonom: Pemulihan Ekonomi Pascademo Perlu Dibarengi Pemulihan Kepercayaan Publik

Pemulihan ekonomi pascademo tidak cukup dengan kebijakan fiskal; pemulihan kepercayaan publik menjadi kunci utama. Para ekonom menilai fundamental ekonomi masih kokoh, namun stabilitas dan rasa aman harus dijaga melalui dialog terbuka. Diperlukan rekonsiliasi antara pemerintah dan masyarakat agar pemulihan berjalan komprehensif.

Aksi unjuk rasa yang mewarnai dinamika politik beberapa pekan terakhir membawa dampak pada pasar keuangan, termasuk tekanan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Di tengah situasi itu, para ekonom mengingatkan bahwa pemulihan ekonomi pascademo tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan fiskal. Faktor kepercayaan publik terhadap pemerintah menjadi kunci yang tak kalah penting untuk memulihkan stabilitas dan menarik kembali investor.

Pemulihan Ekonomi yang Berjalan Seiring Kepercayaan Publik

Direktur Eksekutif NEXT Indonesia Center, Christiantoko, menyatakan penting untuk membedakan antara tuntutan substantif masyarakat yang lahir dari keresahan dengan aksi perusuh yang ia nilai ditunggangi pihak tertentu. Menurutnya, pemerintah perlu secara transparan mengungkap aktor di balik kerusuhan untuk memulihkan kepercayaan publik. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum yang adil serta dialog yang terbuka menjadi prasyarat bagi pemulihan iklim investasi dan perekonomian nasional.

Meski IHSG tertekan, sejumlah indikator fundamental ekonomi nasional masih menunjukkan daya tahan. Christiantoko menilai pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah, cadangan devisa, inflasi yang terkendali, dan serapan tenaga kerja masih berada pada tren positif. Beberapa indikator yang menjadi perhatian pasar antara lain:

  • Pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga di tengah dinamika politik;
  • Nilai tukar rupiah yang stabil, mencerminkan kepercayaan pasar;
  • Cadangan devisa yang memadai untuk menghadapi gejolak eksternal;
  • Inflasi yang terkendali dan serapan tenaga kerja yang terus berlanjut.

Stabilitas rupiah, khususnya, dinilai sebagai cermin kepercayaan pasar terhadap kemampuan pemerintah mengelola situasi domestik. Hal ini menjadi modal penting untuk pemulihan ekonomi jangka menengah.

Dialog dan Stabilitas: Jalan untuk Memperkuat Rasa Aman

Di tingkat kebijakan, langkah Presiden Prabowo yang melanjutkan lawatan kerja ke China di tengah situasi domestik dimaknai sebagai sinyal positif bagi investor global. Langkah ini menunjukkan bahwa stabilitas negara tetap terjaga dan agenda pembangunan tidak terganggu oleh dinamika politik. Pendapat senada disampaikan Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, yang melihat kondisi likuiditas yang baik turut menopang stabilitas pasar.

Kedua ekonom sepakat bahwa kembalinya optimisme dan rasa aman diperlukan untuk mendorong pemulihan pasar modal dan perekonomian secara lebih komprehensif. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa pemulihan kepercayaan tidak bisa berlangsung instan. Dibutuhkan komunikasi publik yang jernih, keterbukaan informasi, serta ruang dialog yang cukup bagi seluruh pemangku kepentingan agar kepercayaan tumbuh secara berkelanjutan.

Sejarah menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi pascakrisis selalu berjalan seiring dengan pemulihan kepercayaan. Ketika masyarakat merasa aspirasinya didengar dan negara hadir secara adil, iklim usaha akan kembali kondusif. Sebaliknya, jika kecurigaan dibiarkan mengendap, stabilitas yang telah dibangun bisa tergerus.

Pada akhirnya, pemulihan ekonomi dan kepercayaan publik ibarat dua sisi mata uang yang saling menguatkan. Diperlukan kesediaan semua pihak untuk duduk bersama membangun titik temu: pemerintah perlu mendengar aspirasi dengan terbuka, sementara masyarakat diharapkan menyampaikan kritik secara konstruktif. Dengan semangat rekonsiliasi dan komitmen menjaga stabilitas, bangsa ini dapat melewati masa sulit dan bangkit bersama dalam kepercayaan yang lebih kokoh.

Entitas dalam Berita
Tokoh: Christiantoko, Prabowo, Fakhrul Fulvian
Organisasi: NEXT Indonesia Center, Trimegah Sekuritas Indonesia
Lokasi: China
Pengamat: Pemulihan Ekonomi Pasca-Bencana Perlu Libatkan Seluruh Pihak untuk Cegah Kesenjangan
Menko Polkam ajak pengusaha perkuat sinergi ekonomi-keamanan
Pelaku UMKM dari Berbagai Latar Belakang Bersatu dalam Pameran Ekonomi Lintas Agama
Program Ekonomi Kerakyatan Berhasil Turunkan Disparitas di Wilayah Konflik
Menko Polkam Ajak Anggota Kadin Perkuat Sinergi Politik, Keamanan, dan Ekonomi