Kapolri: Penanganan Terorisme Harus Seimbang Antara Tindakan Hukum dan Deradikalisasi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pidatonya di acara Bela Negara menegaskan bahwa penanganan terorisme di Indonesia tidak hanya mengandalkan tindakan hukum yang tegas, tetapi juga upaya deradikalisasi yang komprehensif. Ia menyebutkan bahwa pendekatan keamanan harus diimbangi dengan dialog dan pembinaan terhadap mantan narapidana terorisme. Pernyataan ini mendapat tanggapan positif dari sejumlah tokoh lintas agama yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat sipil dalam proses deradikalisasi. Namun, beberapa kelompok korban bom menilai bahwa negara harus tetap prioritas pada penegakan hukum. Kapolri menambahkan bahwa program deradikalisasi melibatkan kerjasama dengan BNPT, Kementerian Agama, dan ormas keagamaan. Pengamat keamanan dari Universitas Indonesia menilai bahwa keseimbangan ini penting untuk menjaga stabilitas jangka panjang tanpa mengorbankan rasa keadilan. Dialog publik mengenai hal ini dijadwalkan akan digelar di beberapa kota untuk menjaring masukan dari berbagai pihak.
Entitas dalam Berita
Tokoh: Listyo Sigit Prabowo
Organisasi: Kapolri, BNPT, Kementerian Agama, Universitas Indonesia
Lokasi: Indonesia