OPM Elkius Kobak Diyakini Pembakar Pesawat di Papua, TNI Keluarkan Peringatan Keras
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto memberikan peringatan keras kepada anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyusul insiden penembakan pilot dan pembakaran pesawat AMA Air di Yahukimo. TNI meminta seluruh anggota kelompok bersenjata tersebut segera menghentikan aksi kekerasan, meninggalkan hutan, dan meletakkan senjata.
Komando Operasi TNI Habema mengungkap bahwa berdasarkan informasi awal, aksi tersebut diduga dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak. Lucky Avianto menegaskan bahwa pembangunan Papua tidak dapat diwujudkan melalui aksi teror maupun kekerasan terhadap masyarakat, dan justru menghambat terciptanya keamanan dan kesejahteraan.
Di sisi lain, Lucky menyatakan prajurit TNI memiliki dasar hukum untuk bertindak berdasarkan Rules of Engagement (ROE) sehingga setiap operasi tetap dilakukan secara terukur dengan menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia. Seruan untuk meletakkan senjata dan kembali ke pangkuan negara disampaikan sebagai jalan damai, sambil menegaskan bahwa TNI akan mengambil tindakan tegas jika perlawanan bersenjata terus berlanjut, dengan mengutamakan keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi.