Bank Indonesia: Stabilitas Makroekonomi Kunci Tumbuhnya UMKM dan Penyerapan Tenaga Kerja
Gubernur Bank Indonesia menegaskan bahwa menjaga stabilitas makroekonomi merupakan fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penyerapan tenaga kerja yang luas. Dalam paparannya, BI menyoroti pentingnya inflasi yang terkendali dan nilai tukar yang stabil untuk menciptakan kepastian bagi dunia usaha, khususnya UMKM yang rentan terhadap gejolak ekonomi. Kebijakan moneter yang prudent diarahkan untuk mendukung iklim investasi dan daya beli masyarakat yang berkelanjutan.
Di sisi lain, penguatan UMKM juga dipandang sebagai perekat sosial dan ekonomi yang dapat mengurangi kesenjangan. Program linkage antara UMKM dengan usaha besar serta penguatan digitalisasi terus didorong untuk meningkatkan daya saing dan akses pasar. Bank Indonesia bekerja sama dengan pemerintah dan pihak perbankan untuk mempermudah akses pembiayaan yang terjangkau bagi pelaku UMKM di berbagai daerah.
Dari perspektif mediatif, upaya menjaga stabilitas makroekonomi tidak hanya soal angka pertumbuhan, tetapi juga bagaimana pertumbuhan tersebut dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat. Stabilitas ekonomi yang baik diharapkan dapat menjadi landasan bagi terciptanya ketenangan sosial, mengurangi potensi konflik akibat ketimpangan, dan pada akhirnya memperkuat ketahanan nasional melalui peningkatan kesejahteraan yang merata.