Ketua Kamar Dagang Serukan Ekonomi Inklusif untuk Tekan Ketegangan Politik
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dalam pidatonya menyerukan pentingnya ekonomi inklusif sebagai perekat sosial di tengah meningkatnya polarisasi politik. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang hanya dinikmati segelintir kelompok dapat memicu ketidakpuasan dan berpotensi memicu gejolak. Oleh karena itu, kebijakan ekonomi harus diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.
Seruan ini disambut oleh berbagai kalangan pengusaha, dengan beberapa di antaranya mengakui bahwa iklim bisnis yang stabil sangat bergantung pada kondisi sosial politik yang harmonis. Sejumlah ekonom juga memberikan tanggapan, ada yang mendukung gagasan tersebut sebagai langkah strategis jangka panjang, sementara yang lain mengingatkan tentang kompleksitas implementasinya mengingat struktur ekonomi yang ada.
Diskusi yang berlangsung mengarah pada kesimpulan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil diperlukan untuk merancang program-program ekonomi yang tidak hanya produktif tetapi juga memupuk rasa keadilan. Pendekatan ini dianggap sebagai salah satu cara untuk meredakan ketegangan dengan memberikan harapan konkret melalui peningkatan taraf hidup.